Tenis lebih sulit bagi pemula untuk memulai. Sebagai pemula, selain tekun hingga akhir, Anda juga harus menguasai beberapa trik penting. Ini akan memungkinkan Anda mendapatkan hasil dua kali lipat dengan setengah usaha dalam proses belajar tenis.

Pertama, bagaimana cara memilih perlengkapan. Pada awalnya, Anda tidak perlu menyiapkan raket yang bagus, dan Anda tidak akan merasakannya saat memegangnya. Beberapa model klasik adalah pilihan yang baik, sangat serbaguna, dan Anda dapat fokus memilih raket dengan permukaan raket yang lebih besar. Jika Anda perempuan, berat raket sekitar 270 gram, jika Anda laki-laki, bisa lebih berat, dan Anda dapat menggantinya dengan kualitas yang lebih baik. Siapkan sepasang sepatu tenis khusus, jangan memakai sepatu kets atau sepatu lari.

Beberapa pelatih akan mengajarkan cara memegang raket, dan beberapa pelatih lainnya akan mengajarkan cara memegang raket yang berbeda. Ini masih bergantung pada kebiasaan Anda sendiri. Sekarang ada tutorial yang sangat detail di internet. Jika Anda belajar sendiri, sebaiknya cari tutorial dari pemain tenis senior. Untuk pukulan forehand, Anda dapat memilih antara pegangan Timur dan pegangan semi-Barat. Teruslah berlatih. Jangan terlalu meniru pemain bintang di awal. Misalnya, pukulan lengan lurus Federer tidak cocok untuk pemula biasa.
Pukulan backhand dua tangan pada dasarnya berarti tidak boleh ada celah di antara kedua tangan saat memegang raket, dan pergelangan tangan harus tetap dalam posisi tetap dan tidak bergerak. Saat memukul bola, selain mengandalkan kekuatan tangan, pinggang juga harus digunakan. Gerakan dasar ini harus dipraktikkan dengan baik. Setelah itu, Anda dapat menonton video pemain yang memiliki backhand bagus dengan kedua tangan. Djokovic, Agassi, dan Safin semuanya memiliki backhand yang sangat bagus dengan kedua tangan.
Bersiaplah. Jaga posisi tubuh tetap lurus, pandang ke depan, dan kedua lengan ditekuk membentuk sudut sembilan puluh derajat. Untuk menjaga struktur pukulan yang lebih stabil, kita dapat meletakkan tangan kiri di bagian leher raket.

Banyak orang yang menghargai metode ayunan raket yang cepat dan lurus. Padahal, metode ayunan raket gaya pendulum lebih efisien. Metode ini tidak perlu dilakukan dengan kecepatan tinggi, sehingga raket dan struktur pemukulnya lebih stabil. Pusat gravitasi struktur pemukul harus dinaikkan. Saat memukul bola, gaya yang diberikan tidak bergantung pada raket, melainkan pada tubuh kita.
Setelah memukul bola, jangan langsung meletakkan raket. Setelah menyentuh bola, Anda harus terus mempercepat ayunan, bahkan jika bola telah meninggalkan permukaan raket, terus pertahankan posisi ini.

Ada beberapa pertimbangan sederhana. Tubuh harus rileks saat bermain. Hanya ketika tubuh rileks, tubuh dapat terkoordinasi. Selalu berkonsentrasi dan menatap bola. Lebih banyak berlari saat bermain untuk memastikan kaki Anda berada di tempat yang tepat. Kurangi pusat gravitasi di lapangan setiap saat, semakin rendah pusat gravitasi, titik pukul akan lebih stabil.


Mesin bola tenis Siboasidapat membantu Anda belajar lebih baikbermain tenisAnda dapat menghubungi kami kapan saja jika Anda tertarik untuk membeli atau berbisnis:
Waktu posting: 15 Juli 2021
